Home Penyakit Kenali Gejala dan Cara Pencegahan Angin Duduk

Kenali Gejala dan Cara Pencegahan Angin Duduk

139
0
Angin Duduk Penyebab Kematian mendadak, Kenali Gejala dan cara pencegahannya!

Sebuatan masyarakat tentang penyakit ini kita kenal sebagai penyakit angin duduk, sebenarnya ini jenis penyakit atau hanya sindrom saja. Pernah suatu ketika kita bertemu seseorang dalam keadaan sehat, tapi kemudian mendapatkan kabar bahwa seseorang tersebut pada sore harinya dinyatakan meninggal karena angin duduk.

Mulanya dia mengeluh sakit dada yang sangat dipagi hari sebabis dari begadangnya, akhirnya dia memutuskan untuk beristirahat, hanya dalam waktu 20 menit ternyata diketahui dia sudah meninggal dunia. Untuk anda yang sering begadang supaya jangan seering begadang, ataupun anda yang suka duduk berjam-jam hanya bermain game online sebaiknya dikurangi.

Angin Duduk sama dengan Sindrom Jantung Koroner Akut Hanya dalam 15 menit sampai 30 menit, orang yang terserang angin duduk bisa meninggal.Padahal, penderita, sebelumnya terlihat sehat-sehat saja. Dunia kedokteran selama dua tahun terakhir berhasil mengidentifikasi istilah baru penyakit jantung yang akrab disebut angin duduk. Ternyata, penyakit ini tak sekedar masuk angin berat, tetapi identik dengan Sindrom Serangan Jantung Koroner Akut (SSJKA).

Teridentifikasinya istilah ini, menurut Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Prof DR dr Teguh Santoso.SpPD, di Jakarta. Menandai sebuah koreksi besar terhadap mitos yang berkembang di masyarakat selama ini. Bahwa masuk angin hebat itu adalah penyakit yang berbahaya, bahkan bisa menimbulkan kematian hanya dalam waktu 15 hingga 30 menit sejak serangan pertama.

Baca:   5 Gejala dan Penyebab Sinusitis yang Perlu Anda Ketahui

Jika Anda tiba-tiba merasa nyeri dada, sebaiknya tidak melakukan aktivitas fisik apapun termasuk berhubungan badan dengan pasangan sah. tindakan yang harus anda lakukan adalah segeralah pergi ke rumah sakit yang menyediakan fasilitas penanganan gawat darurat jantung.

Ingat! Tidak boleh lebih dari 15 menit setelah serangan nyeri pertama. Sindrom serangan jantung koroner akut merupakan penemuan terbaru akhir banyak disikapi masyarakat dengan tindakan yang salah. Misalnya, penderita dikerok, diberi minuman air panas, atau diberi ramu-ramuan untuk mengeluarkan angin. Padahal, penderita bisa meninggal mendadak tanpa ada tanda-tanda sakit.

Gejala angin duduk

Muncul keluhan nyeri ditengah dada, seperti:

  • Rasa ditekan
  • Rasa diremas-remas, menjalar ke leher, lengan kiri dan kanan, serta ulu hati.
  • Rasa terbakar dengan sesak napas dan keringat dingin.
  • Keluhan nyeri ini bisa merambat ke kedua rahang gigi kanan atau kiri, bahu, serta punggung. Lebih spesifik, ada juga yang disertai kembung pada ulu hati seperti masuk angin atau maag.

Cara pencegahan angin duduk

  • Berbatuk secara berulang2 dengan semangat/kencang. Tarik nafas yg dalam setiap kali sblm batuk. The cough must be deep and prolonged spt mau membuang slim/dahak.
  • Menarik nafas yg dalam dan batuk HARUS terus dilakukan sampai bantuan dtng atau sampai detak jantung berasa normal kembali.*
  • Menarik nafas panjang dan dalam akan menarik byk oxigen ke paru2 dan batuk akan menekan (squeeze) jantung yang membuat darah tetap tersirkulasi.
  • Dan tetap jaga kesadaran…. dgn cara menggaruk garuk di jari kelingking dengan ibu jari…..
  • Melonggarkan sumbatan yang terjadi, yaitu dengan memberikan obat anti platelet (sel pembeku darah) dan anti koagulan. Atau, obat untuk mengantisipasi ketidak-seimbangan supply oksigen dan kebutuhan oksigen. Misalnya nitrat, betabloker, dan kalsium antagonis, salah satunya adalah Aspirin.
Baca:   Sering Kesemutan, Ini Penyebabnya…

Demikianlah artikel yang dapat kami berikan, mudah-mudahan bermanfaat. Jaga selalu kesehatan anda dan keluarga anda dengan banyak mengkonsumsi makanan dan minuman sehat, berolahraga yang rutin. Sekian dan terima kasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here